Jeanne d'Arc (1412–1431) bangkit dari sebuah desa pertanian di Lorraine menjadi pahlawan legendaris Prancis. Mengaku dibimbing oleh suara para santo, ia memohon untuk mengangkat senjata di saat tergelap Perang Seratus Tahun antara Prancis dan Inggris. Pada tahun 1429 ia memimpin pasukan Prancis menerobos pengepungan Orléans, lalu mengawal Dauphin Charles menuju penobatannya di Reims sebagai Charles VII, membalikkan arus perang. Pada tahun 1430 ia ditangkap oleh pasukan Burgundi dan diserahkan kepada Inggris; tahun berikutnya ia dihukum sebagai bidah dan dibakar hidup-hidup di Rouen, baru berusia sembilan belas tahun. Hukumannya dibatalkan pada tahun 1456, dan pada tahun 1920 Gereja Roma menahbiskannya sebagai seorang santa — seorang martir yang keberaniannya melampaui setiap kobaran api.

Jeanne d'Arc
Sang Perawan dari Orléans
Gadis petani yang membawa panji ke dalam kobaran api dan mengangkat iman sebuah kerajaan — sang pelopor penyerbu yang membalikkan setiap luka kepada musuhnya.
Jeanne d'Arc is one of 30 legendary historical heroes you can command in Cinder & Crowns — a free-to-play mobile 4X strategy game of alliance warfare and fairer competition, where coordination matters more than spending.
Discover the gameHistory
On the Battlefield
Jeanne berkuda di antara Kavaleri, seorang penyerang tanpa henti yang memadukan kerusakan murni dengan perlindungan seorang pembawa panji sejati. Serangan khasnya jatuh dalam tiga hantaman membara, masing-masing menandai sasarannya sehingga bahaya yang ditujukan kepadanya dapat dibalikkan kembali ke barisan musuh. Sebuah sumpah api melindunginya dari ditahan atau dipatahkan, memungkinkannya menekan kian dalam ke formasi lawan. Di tempat ranah Eropa menempa para jagoannya, seorang Lord yang berkuda di belakang panjinya bertarung seolah-olah iman itu sendiri yang berpacu di garis depan.









