Richard I (1157-1199), Raja Inggris dari dinasti Plantagenet, meraih julukan Sang Hati Singa atas pemerintahan yang dihabiskan hampir sepenuhnya di atas pelana dan di kemah perang. Ia adalah salah satu panglima utama Perang Salib Ketiga, dan dalam Pertempuran Arsuf pada tahun 1191 ia berhadapan dengan Salahuddin di medan terbuka dan memukul mundur serangannya. Kedua seteru itu kemudian berdamai, memperoleh jalan aman bagi para peziarah menuju tempat-tempat suci — persaingan yang penuh rasa saling menghormati yang menjadi salah satu legenda penentu pada zaman jiwa kesatria. Pada tahun 1199, saat mengepung kastil Châlus, Richard terkena anak panah busur silang dan tewas akibat luka itu. Sejak hari itu "Hati Singa" menjadi sebutan bagi keberanian mentah dan kegagahan bela diri, seorang raja yang dikenang bukan karena pemerintahannya melainkan karena keganasan yang ia bawa ke setiap medan perang.

Richard I
Sang Hati Singa
Raja tentara salib yang menghancurkan zirah dan menerjang lebih dulu — bilah yang dipelajari setiap Lord baru untuk diperjuangkan bersama.
Richard I is one of 30 legendary historical heroes you can command in Cinder & Crowns — a free-to-play mobile 4X strategy game of alliance warfare and fairer competition, where coordination matters more than spending.
Discover the gameHistory
On the Battlefield
Richard memimpin dari garis depan sebagai pahlawan Infanteri dari dunia Eropa, dibentuk untuk kerusakan mentah dengan kepiawaian melucuti pertahanan musuh. Serangan khasnya, Penghancur Berani, menerjang musuh yang berkerumun di hadapannya, meremukkan zirah mereka sehingga setiap pukulan berikutnya mendarat lebih dalam — garda depan yang merobek barisan terbuka sebelum mencurahkan seluruh kekuatannya melalui celah itu. Dengan bakat yang condong ke kritikal dan tebasan pedang penutup yang disimpan sebagai cadangan, ia adalah ancaman burst murni. Pantaslah, ia juga menjadi pahlawan pertama yang dikomando kebanyakan pemain: dalam kampanye terpandu awal, Sang Hati Singa memimpin serbuan pembuka, bilah pertama yang menerjang demi seorang Lord baru.









