Tomyris (abad ke-6 SM) memerintah suku Massagetae, sebuah konfederasi pengembara yang menjelajahi padang rumput terbuka Asia Tengah. Dalam Histories karya Herodotus, sang penakluk Kores Agung bergerak ke timur menyerang kaumnya dan, dengan tipu muslihat, menyergap serta menawan putranya, Spargapises, yang mengakhiri hidupnya sendiri dalam rasa malu dan amarah. Tomyris memimpin pasukannya untuk membalaskan dendam putranya. Sekitar 530 SM para penunggang kudanya memusnahkan ekspedisi Persia dalam pertempuran terakhir yang tanpa belas kasihan, dan sang raja agung pun tumbang di medan laga. Legenda menyebut bahwa ia mencelupkan kepala terpenggal sang raja ke dalam kantong kulit yang penuh darah, sambil menyatakan bahwa akhirnya ia akan memberi sang raja kepuasan dari pertumpahan darah yang telah ia haus-dambakan sepanjang hidupnya. Dalam catatan klasik, ia berdiri sendirian sebagai satu-satunya penguasa yang mengalahkan Kores — lambang abadi padang rumput merdeka yang menantang kekaisaran-kekaisaran raksasa di zaman itu.

Tomyris
Ratu Massagetae
Ratu padang rumput yang menumbangkan sang raja agung dengan tangannya sendiri — pemanah jarak jauh yang menanggalkan berkat-berkat musuh sebelum tembakan mematikan.
Tomyris is one of 30 legendary historical heroes you can command in Cinder & Crowns — a free-to-play mobile 4X strategy game of alliance warfare and fairer competition, where coordination matters more than spending.
Discover the gameHistory
On the Battlefield
Tomyris berkuda bersama para Pemanah, pemberi kerusakan jarak jauh yang sekaligus penanggal kekuatan musuh. Tembakan khasnya, Steppe Raid, menerjang sasaran terpilih dan merobek salah satu berkat yang melindunginya — perlindungan ditanggalkan sebelum luka sejati menghantam. Dendamnya menjalar lebih dalam lagi: semakin kekuatannya melampaui mangsanya, semakin dalam setiap anak panah menggigit, hingga musuh yang goyah benar-benar dilumat. Dimahkotai oleh ketajaman pengembaranya dan sentakan mendadak yang dapat ditimbulkan anak panahnya, ia dibangun untuk mengupas musuh yang terjaga ketat dan mengeksekusinya dari kejauhan, seorang pemburu pembalas dendam yang menjawab tipu daya dengan pemusnahan.







